Kemdikbudristek menggandeng pihak swasta untuk program belajar mandiri, itu tujuannya

Untuk mendukung Program Belajar dan Pendidikan Mandiri di Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek) bekerja sama dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk swasta. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penawaran pendidikan di semua satuan pendidikan dan jenjang pendidikan.

“Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Pedoman dan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah tidak dapat mencapai tujuannya jika tidak ada dukungan dari masyarakat sebagai pelaksana di lapangan,” kata Nadiem dalam sambutannya. sambutannya pada webinar kemitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang disiarkan pada Senin (24 Mei 2021) di kanal YouTube Kemdikbudristek.
Baca juga:
Apa hubungan antara KIP College dan Freedom to Learn? Ini jawaban lengkapnya

Nadiem melanjutkan, kerjasama (program belajar Merdeka) juga saling membutuhkan, karena pada saat yang sama masyarakat dapat mewujudkan keinginan dan harapannya.

“Hubungan antara masyarakat dan pemerintah harus saling menguatkan.

Dalam hal ini, perlu termasuk dunia usaha khususnya swasta untuk berperan sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab atas upaya peningkatan mutu pendidikan,” lanjut Nadiem.

Kesadaran ini penting karena kontribusi sektor swasta sebagai bagian dari masyarakat bukan hanya sekedar pemenuhan tanggung jawab perusahaan dan tidak berkelanjutan.

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemdikbudristek Jumeri mengatakan, salah satu upaya peningkatan kualitas layanan pembelajaran dan pendidikan di seluruh Indonesia adalah bekerja sama dengan berbagai pihak.

“Program Belajar Mandiri merupakan kerjasama berbagai pihak antara lain keluarga, guru, lembaga pendidikan, dunia usaha dan industri serta masyarakat luas,” ujar Jumeri saat menjadi narasumber webinar.

Tujuan Kemendikbud sendiri untuk Program Merdeka Belajar adalah pemerataan akses

dan kualitas pendidikan bagi masyarakat di seluruh belahan dunia.

“Tujuan pertama adalah jumlah peserta yang tinggi (aksesibilitas tinggi). Sehingga kemungkinan mendapatkan pendidikan bagi masyarakat semakin besar. Tujuan kedua adalah mendorong siswa belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sedangkan tujuan ketiga adalah pemerataan kualitas,” lanjut Jumeri.

Untuk mewujudkannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencari peran di luar pemerintah yang dapat berkontribusi, termasuk perusahaan bisnis dan industri.

“Kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan pihak swasta dapat melatih siswa untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan serta mendukung sekolah. Tujuannya agar semua lembaga dan fasilitas pembelajaran memperoleh pencapaian akses, mutu, dan pemerataan pendidikan.” kata Jumeri

Baca juga :

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id